Jakarta Fashion Week 2013 Tenun Lombok dalam Persepsi Desainer Muda Raffles Design Institute.

This entry was posted in Articles and tagged . Bookmark the permalink.

1212193-rihe-raffles-institute-jfw-p

KOMPAS.com – Regenerasi memang sangat dibutuhkan untuk memberi suasana dan energi baru, termasuk dalam dunia fashion. Untuk memberi kesempatan generasi muda unjuk kebolehan, Jakarta Fashion Week 2013 (JFW 2013) mengajak desainer muda dari beberapa sekolah mode, seperti Raffles Intitute of Higher Education (RIHE).

RIHE Hadirkan “Ready To Wear” sampai “Couture”.

Tahun ini pertama kalinya RIHE tampil dalam ajang JFW 2013. Untuk debutnya ini RIHE diwakili oleh para siswanya dari Singapura dan Australia, yaitu Felicia Raina Ardelia, Jessica Tjiptoning, Sri Lukito, Grace Soenjaya, Peggy Hartanto, dan Rumawisari Dewi.

Enam desainer ini menghadirkan 48 outlook yang berbeda sesuai dengan inspirasi dan gambaran kreativitas mereka. RIHE sendiri tidak memberikan tema khusus bagi siswanya, sehingga mereka bebas berkreasi sesuai passion-nya. “Kami punya style masing-masing, maka kami menghadirkan busana sesuai keinginan mulai dari busana ready to wear sampai couture,” ungkap Grace Soenjaya, saat konferensi pers di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (5/11/2012) lalu.

 Inspirasi untuk menciptakan karya-karya mereka diakui berasal dari kehidupan sehari-hari, misalnya dari anatomi bunga anggrek, lautan, kekuatan perempuan, dua sisi kehidupan manusia, sampai kehidupan samurai di Jepang. Semua inspirasi ini mereka tuangkan dalam garis busana yang tegas, feminin, anggun, dengan sentuhan sedikit maskulin.

FOTO-FOTO : KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES, JAKARTA FASHION WEEK 2013